Sembunyi

Berkali-kali.

Sesak nafasku, seperti akan berhenti jantung ini.

Tidak, bukan karena benda tajam, hanya sebuah kata yang begitu tajam.

Jiwa ku seperti akan lepas.

Rasanya aku ingin tenggelam.

Pura-pura tuli dan tak perduli.

Suasananya terlalu hening, suaranya yang pelan terdengar sangat nyaring.

Tidak aku tidak bisa menenggelamkan diriku.

Padahal aku hanya ingin menghindar.

Aku hanya ingin bersembunyi dalam tenggelamku.

Tolong! siapa pun bantu aku?

Kalau tidak tenggelam mungkin aku bisa menghindar?

Bersembunyi dengan senyumku.

Aku sangat tidak nyaman!

Rasanya aku ingin teriak!

Tapi tidak, ku urungkan niatku.

Nanti kau yang terluka.

Aku tidak tega.

 

Advertisements

Author: Intan Hadiyanti

Perempuan yang hampir berusia 22 tahun. Beru saja menyelesaikan kuliahnya di bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik. Cukup melalui banyak hal yang membuatnya sedikit kebal akan kehidupan dunia. Terlalu perasa, sensitif, dan peka. Lebih mendahulukan orang lain daripada dirinya. Suka menulis perasaannya dan peristiwanya, semoga kalian juga suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s