New Year Team

Yash. Hello 2016! Happy New Year Everyone. Semoga semua hal yang belum tercapai tahun kemarin bisa mulai tercapai di tahun ini. Jangan lupa pake usaha lah, masa mau doa doang gak ada usahanya. Yea sok wise.

New Year’s Eve kemarin cukup menyenangkan. Bersama teman-teman SMA gue dan pacar-pacarnya. Kita cukup mendadakan sih ngerencanainya. Open room di Ra Residence buat sekitaran ±10 orangan lah ya. Lokasinya itu di daerah TB. Simatupang, sekitaran Fatmawati, persis di belakang All Fresh, di Jalan Intan (yea sama).

Si Ra Residence ini lumayan asik sih tempatnya buat rame-rame, karena ini tuh fasilitas apartement tapi adalah hotel. Recommended lah. Ada swimming pool, gym, dan blabla. Apalagi kalo buat pt-pt gitu keitung murah. Worth!.

Nah balik lagi ke NYE yah. Sebelum nyampe Ra gue dan Shita nganter Bagus dulu buat potong rambut di Manhattan daerah Panglima Polim. Gue dan Shita akan selalu sepaket karena rumah kita deketan, daerah Kemang, perbatasan Antasari. Bagus pun dateng dengan boxer dan kaos bekas gorparty… selalu tergembel. Akhirnya kita otw Manhattan. Bagus pun mulai potong rambut, sementara itu gue dan Shita selalu start rumpi ceria. Panjang lebar dan gasadar dari rambut Bagus yang gondrong udah cepak lagi aja. Setelah itu otw jemput Lindy di daerah Gandaria, dan langsung otw ke Ra. Ternyata jalanan cukup macet. Gue kira orang-orang pada ngungsi ke luar kota -_-, sengungsi-ngungsinya kayanya Jakarta cuma bisa hening ketika Musim Lebaran tiba.

Nyampe Ra, kita berpisah dengan Bagus karena DIA GJD IKUT. Selalu ngeselin. Kita di jemput Anjas (pacarnya Lie) di lobby buat naik ke atas. Karena Lie-Lie, Anjas dan Rimbun udah pada stand-by di Ra dari sekitar jam 12an. Setelah itu kita langsung menuju swimming pool karena Lie-Lie dan Shita yang bm nyebur. Gue sama Lindy juga bm sih cuma…. gamungkin berenang karena harus keramas dan setelah keramas rambut Gue dan Lindy adalah akan jadi kribo mania dan mager abis harus nyatok-nyatok. Jadi kita sok main trampolin, cardio yang cuma lima menit udah kaya nenek-nenek, berenang sih tapi cuma masuk badan aja gak basahin kepala HAHA, dan akhirnya jacuzzi-an yang gak panas, karena kita gatau ngaturnya gimana (lol). Dan ternyata udah menuju maghrib dan kita pun naik ke atas.

Bertambahlah di atas udah ada Jamet dan Ais. Kita pun mandi bla-bla dan siap-siap. Hilfi dan Ryan (pacarnya Hilfi) pun dateng. Makin rame deh. Gak lama kemudian Danu yang dateng, Iqbal dateng, terus Ridho. Karena laper, akhirnya kita rebus indomie. Mama Lie ternyata bawa stock Indomie (tetep indomie) (syg Lie). Kita pun makan bertiga Gue, Shita, Lindy semangkok gede, udah kaya porsi babon 😦 tapi jarang-jarang kok hehe. Setelah itu Gue, Shita, Lindy, Iqbal, Ais nyari makanlah keluar, dan memutuskan beli Big Box PHD. (makan lagi loh).

Sambil nunggu jam 00.00 kita ngobrol, foto-foto, nonton, dan segala rupa. Gak sadar udah detik-detik menuju 00.00, kita pun lari ke balkon yang tempatnya strategis abis. Pemandangannya langsung Jakarta dan sekitarannya. Pas tepat 00.00 hebringlah kita teriak-teriak, tiup-tiup terompet, semua sudut keluar kembang api. Mewarnai langit malam kota Jakarta (aciegitu). Tapi emang keren banget semua sudut kalo di panorama mode camera semuanya kembang api gak putus-putus. Setelah itu kita kembali ke kamar.

Gak lama kemudian Bagus tiba-tiba dateng. Ya akhirnya mereka pun berbincang-bincang dan karena gue ngantuk, gue tepar duluan. Sekitar jam tiga-an gue kebangun dan di samping gue udah ada Shita, Lindy, Lie-Lie. Dari ruang tamu cowo-cowo masih pada ngobrol, karena gue terhaus akhirnya gue pun keluar minta minum dan kembali tidur. Pagi-paginya, gue dan lindy (berencana) berenang. Tapi karena waktu kita mepet, akhirnya lagi-lagi gak basahin kepala karena pasti ribet. Jadi kita berdua cuma jacuzzi-an aja sambil rumpi selalu.

Setelah itu kita mandi dan akhirnya siap-siap pulang. Dan akhirnya kita selesailah NYE 2016 kita! Semoga tahun ini lebih berkah :’)

Advertisements

Author: Intan Hadiyanti

Perempuan yang hampir berusia 22 tahun. Beru saja menyelesaikan kuliahnya di bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik. Cukup melalui banyak hal yang membuatnya sedikit kebal akan kehidupan dunia. Terlalu perasa, sensitif, dan peka. Lebih mendahulukan orang lain daripada dirinya. Suka menulis perasaannya dan peristiwanya, semoga kalian juga suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s