Dewata with My Bros (1/2 Sisters)

Setelah akhirnya naik kapal dengan bawaan yang banyak akhirnya. Kali ini gue gak mau duduk di atas kapal karena sepertinya gue gak akan di goreng untuk kedua kalinya. Akhirnya gue pun memilih untuk duduk di dalam dan di samping jendela. Rasanya liat air laut yang masih biru, bersih, rumput-rumput laut, matahari pagi, kayanya berat buat ngeakhirin liburan ini.

Perjalanan makan waktu kurang lebih sekitar tiga jam dari Gili Trawangan sampai Bali. Bedanya gue tidur menghindari mabuk laut. Di samping gue, ada dua orang Prancis juga yang sama-sama tepar. Isi di dalem kapal adalah rame banget. Tapi gue mulai menemui orang Indonesia. Sesampai gue di pelabuhan Bali (lupa apa namanya), hal terberat gue adalah MENURUNKAN CERRIER dan MENGGENDONGNYA!. Coba dibayangin ya, carrier yang full 45 liter harus gue gendong sendiri dari tanah sampai menuju pundak gue yang keadaanya masih perih karena kebakar matahari dan bodohnya outter gue bahannya kasar dan di tangan kanan gue adalah hand bag yang terisi full. Walaupun seribet itu tapi akhirnya gue menemukan travel yang akan mengantar ke tujuan yang gue mau.

Ohiya gue lupa kasih tau kalo ticket speed boat yang harganya 300rb dari Gili menuju Bali udah termasuk travel dari pelabuhan sampe hotel yang kita tuju. Seinget gue travel itu bisa nganterin kita ke daerah Kuta, Sanur, dan tempat yang sering jadi destinasi orang deh.

Nah di dalem travelo itu gue duduk sama keluarga yang terdiri dari istri (Australi), suami (Indonesia), baby (Indo), bisa bayangin dong selucu apa babynya!? dan sepanjang jalan gue bercanda sama babynya. Gemes banget. Sampe pada akhirnya gue turun karena gue melihat penampakan teman-teman jadi-jadian gue dari kaca. Dan gue pun meminta bapak supir buat menurun kan gue. Dan gue pun say goodbye ke baby-nya dan dia nangis huhu shoo cuteee.

Seperti biasa ritual yang sering gue lakukan dengan teman-teman gue adalah “hebring” dimanapun dan kapanpun. Temen jadi-jadian gue adalah Mala dan Lulu. Ya nama asli mereka sih Ikmal dan Luqman cuma kan udah gue bilang dari awal mereka adalah wanita jadi-jadian (loves). Ini yang ku maksud mereka bisa jadi as a brother dengan penampakan sister. Hmm

Mereka terkaget-kaget aja gue bawa carrier segitu gede sendiri. Secara gue adalah cewek kan dan karena mereka adalah ter-gak kuat aja kalo harus bawa itu sendiri. Antara gue bingung sebenernya yang the real cewek adalah siapa sih……..Sesampai di hotel gue langsung mandi karena tidak mau menyiakan waktu yang tinggal bentar lagi. Gue pun memutuskan nyewa motor karena kalo gue nyewa mobil, yang bisa nyetir adalah gue doang selain budget mulai menipis karena ini liburan dadakan, dan MAGER aja kemana-kemana gue yang nyetir HHH! Motor adalah hal yang instan, cepet, gampang, bisa nyelip, segalanya. Jadi gue tinggal duduk manis aja karena gue juga gak bisa bawa motor hehe.

Tujuan pertama kita memutuskan untuk ke Sea Circus, nyemil-nyemil najis gimana gitu, dan setelah itu kita ke Laca-Laca yang masih daerah seminyak juga. Menjelang maghrib karena gue bm nginjek pantai jadi menikmati sunset di pantai Legian dan setelah itu pulang ke hotel.

Kita tidak akan melewatkan malam di hotel begitu saja. Dan temen gue dari SMP yaitu Tito lagi di Bali juga akhirnya berencana ketemuan. Dia juga sama dua temen cewe SMAnya dan ada Anta yang temen SMP gue juga dan dia emang domisili Bali. Sebelum itu kita memutuskan untuk cari makan. Cari Sate Padang. Jauh-jauh cuma nyari Sate Padang karena adalah wajib hukumnya. Makan apakek gitu ya ayam betutu kek, babi panggang kek, eh ini malah Sate Padang. Emang bener-bener. Ya akhirnya bm kita-pun kesampean. Sate Padang. Selagi kita nunggu yang lain, kita sempet jalan-jalan di Kuta, dan akhirnya kita menuju La Favela dan bertemu dengan Tito and The Gangs.

Ada Levina dan Syifa yang temennya Tito, akhirnya gue ketemu cewek beneran. Walaupun baru kenal tapi ngobrolnya udah ngalur ngidul. Setelah itu kita tetep cari makan lagi. Makan MCD. Yang tau kan makan MCD pagi pagi adalah dosa besar?!. Cuma karena laper… Ya yaudah. Dan kita pun masing-masing balik ke hotel.

Keesokannya. Atas rekomendasi Tito, kita bertiga pergi ke Blue Point. Awalnya kita berencana ke Ubud, cuma karena ngejar waktu dan tempat akhirnya di tengah perjalanan kita muter balik dan memutuskan untuk ke Blue Point aja. Dan akhirnya gue nyebur!!!!!! Yash akhirnya badan gue masuk air :'(. Karena di Blue Point bentuknya kaya mini pool gitu. Tapi dia letaknya paling jauh dan kalo mau ketemu pantai harus lewatin track tangga yang terjal dan secara gue agak takut tinggi jadi gue adalah deg-degan setengah mati.

Setelah dari Blue Point udah menuju maghrib akhirnya kita balik, dan keadaannya adalah laper banget bm steak. Jadi kita langsung otw ke Seminyak dan berdasarkan rekomendasi Tito juga kita akhirnya setelah muter-muter nyari resto yang enak, akhirnya kita ke Straw Hut. Dan setelah itu kita pulang ke hotel. Sadly, itu adalah hari terakhir kita di Bali. Dan dramanya setelah sampe hotel seperti biasa semuanya pada drop. Tolak Angin adalah The Real Penyelamat.

Dari subuh sekitar jam 6 kita udah siap-siap ke bandara. Pesawat gue Air Asia jam 10an sementara Mala Lulu Citilink jam 9an. Mereka berangkat duluan dan gue sendiri. Gak kerasa sih nunggu sejam, ditemani Bread Papa’s dan The Goods Coffee. Dan gue suka kita gue punya moment dengan diri gue sendiri. Ngeliatin orang bolak-balik, liatin suasana, dan makanya gue gak takut kalo disuruh nyebrang pulau sendiri atau pun apalah. Dan gue lebih suka suasana pagi.

Akhirnya gue balik Bandung dan mereka setia nungguin gue di Bandara, dan balik bareng karena emang kosan kita searah semua. Dan kenapa gue balik Bandung? bukan Jakarta? Karena jadwal gue padet di kampus harus rapat ini itu. Kembalilah ke rutinitas.

 

Advertisements

Author: Intan Hadiyanti

Perempuan yang hampir berusia 22 tahun. Beru saja menyelesaikan kuliahnya di bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik. Cukup melalui banyak hal yang membuatnya sedikit kebal akan kehidupan dunia. Terlalu perasa, sensitif, dan peka. Lebih mendahulukan orang lain daripada dirinya. Suka menulis perasaannya dan peristiwanya, semoga kalian juga suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s