Trying Joki 3 in 1 Service

Kemarin adalah dimana hari gue dan temen gue nyobain pake jasa “joki” buat masuk daerah 3in1 (yeaaa!) *proud*. Pada awalnya gue berniat ke Kota Kasablanka yang gaya-gayaan nyari barang buat persiapan backpackeran yakan! (sok abis pdhl lg ngirit) yang ujungnya gue cuma beli bando dan makan Sushi Tei. (Sushi Tei tergak pernah absen). Cukup lama, muter-muter hunting barang alias mengusir kebosanan dan daripada dirumah doang gue membelah diri kea amoeba (gak deng) jadi mending jali-jali khand guyz.. Sekitar 1,5 jam-an lah ya disana akhirnya kita berniat ke Pasific Place. Setelah keluar dari mall tersebut, kita disuguhkanlah dengan pemandangan Jakarta yang sebenarnya. Benar-benar sebenarnya. Yang tadinya masih B A H A G I A menikmati Jakarta rasa Lebaran, jalanan kosong melompong dan bawaannya happy terus, tapi ternyata kali ini berbeda, pada hari itu 30 Juli 2015 Jakarta mulai padat. Kalo kata temen gue yang pecinta Dota 2 adalah ” COME BACK IS REAL ” ya terserah dia ajhhha d y. maksudnya come back deh tuh orang-orang penghuni Jakarta (termasuk gue sih he he).

DIKARENAKAN buat masuk ke daerah Pasific Place itu jalan terdekatnya adalah dengan memasuki jalur 3 in 1 dan waktu sudah menunjukan lebih dari pukul 16.00 WIB sehingga 3 in 1 pun sudah di berlakukan. berhubung gue cuma berdua, jadi kan baru 2 ya belom 3 (hm) dan banyak oknum atau yang disebut joki yang menawarkan jasanya di pesisir jalan alias pinggir jalan, gue dan temen gue berniat untuk “eh apa pake joki aja ya?” tapi disitu kita hening seketika karena bimbang. kenapa bimbang? karena diantara kita berdua gaka ada yang pernah pake jasa JOKI!. Nah di jalan juga kan banyak orang tuh, gimana cara kita bisa tau itu joki sama masyarakat biasa alias bukan joki? caranya adalah… ya feeling aja sih sebenernya HAHA atau kadang mereka memberika semiotika seperti gesture badan yang berupa: melambaikan satu tangan ke atas dan jari jemarinya membetuk “oke” hm bisa di bayangkan kan?

Hampir masuk ke daerah 3 in 1 kita belum memutuskan untuk pake joki atau tidak, dan akhir setelah keheningan terjadi ya kita pake joki deh gara-gara udah mepet. hem. gue dan temen gue itu gak tau gimana cara manggil si joki tersebut! sehingga kita sekian 0, berapa detik panik sesaat. Akhirnya temen gue berinisiatif untuk buka jendela tanpa berhanti ke bahu jalan karena keadaannya super macica mukhtar alias macet buat melipir dulu nyamperin joki. Tapi emang dasarnya joki canggih kali ya, dengan kita buka jendela aja dia langsung nyamperin masuk ke mobil tanpa salam, ya oke gpp.

Terus, ketika si joki masuk ke dalam mobil, kebetulan si joki tersebut bersama anaknya yang digendong sedang tidur, dan sebenarnya di benak gue bertanya-tanya itu anaknya bisa tidur di dalam kondisi seperti itu kok bisa ya? dan gue sempat berpikiran jangan-jangan anaknya kaya yang ada di berita.. yang biar anaknya anteng di kasih heroin biar tidur lama…gue agak takut ๐Ÿ˜ฆ miris kalo tau itu beneran. tapi yasudah lah gue hentikan pemikiran itu. gue sama temen gue berada di moment terakward selam hidup.. karena kita bingung mau ngapain setelah joki itu masuk HAHA. yaudah diem-dieman kaya orang bego selama beberapa saat. Gue disaat itu sebenarnya munculah naluri jurnalis gue yang pengen kepo tanya-tanya. di benak gue udah ada sekitar perbuluh-puluh ribu pertanyaan (gak deng) yang gue mau tanyain. cuma gara-gara itu terlanjur awkward moment jadi gue pun mager buat jd ice breaker. HAHA akhirnya gue ngobrol aja sama temen gue deh, dan akhirnya sampai lah di daerah scbd, dan ibu-ibunya minta turun.. dan pasti lah diturunin masa mau di bawa pulang ๐Ÿ˜ฆ akhirnya kita kasih uang 10.000. gue sama temen gue awalnya bingung NI TARIFNYA BERAPA SIH… cuma ya ujungnya dikasih 10.000 dan ibunya mau. (SYUKUR).

Ya begitulah cerita gue yang baru pertama pake jasa joki, walaupun agak takut-takut gimana gitu ya ๐Ÿ˜ฆ tipsnya.. Jangan pake joki deh, kalo gak mepet-mepet banget HUHU yaiyalah -_-
Terimaksih sudah baca ceritaku yang basi ini X O see you on the next post!

Advertisements

Author: Intan Hadiyanti

Perempuan yang hampir berusia 22 tahun. Beru saja menyelesaikan kuliahnya di bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik. Sedang menjalani kehidupannya untuk menjadi wanita dewasa. Senang sekali berbahasa Indonesia. Masih mencari hal yang benar-benar diinginkannya. Cukup melalui banyak hal yang membuatnya sedikit kebal akan kehidupan dunia. Terlalu perasa, sensitif, dan peka. Lebih mendahulukan orang lain daripada dirinya. Suka menulis perasaannya dan peristiwanya, semoga kalian juga suka.

2 thoughts on “Trying Joki 3 in 1 Service”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s